URUTAN ACARA RENUNGAN DAN ULANG JANJI
HARI PRAMUKA
ACARA PENDAHULUAN
1.
Peserta sudah berkumpul di tempat yang telah ditentukan
membentuk lingkaran persaudaraan, dengan pusat pandangan obor / pelita lambang
semangat menyala dalam mencapai cita-cita mulia
2.
Pembina upacara
tiba menempatkan di lingkaran upacara
3.
Penghormatan dipimpin pemimpin upacara
ACARA INTI
4.
Pembina upacara menempatkan diri maju tiga langkah.
5.
Penyalaan obor dan pengucapan Dasadarma Pramuka
6.
Hymne Satyadarma Pramuka
7.
Bendera Merah Putih memasuki tempat upacara penghormatan
dipimpin pemimpin upacara
8.
Pembacaan Renungan Hari Pramuka ke- 54 oleh petugas
9.
Pembacaan ulang janji dipimpin pembina upacara
10.
Menyanyikan lagu Bagimu Negeri
11.
Bendera Merah Putih meninggalkan tempat upacara,
penghormatan dipimpin pemimpin upacara
12.
Pembacaan doa oleh petugas
13.
Menyanyikan lagu Syukur
ACARA PENUTUP
14.
Penghormatan dipimpin oleh pemimpin upacara
15.
Pembina meninggalkan tempat upacara, sambil berjabat
tangan dengan peserta upacara, diikuti peserta lainnya.
Upacara selesai
CONTOH
NASKAH NARASI PEMBAWA ACARA
DAN PELAKSANAN RENUNGAN ULANG JANJI PADA
PERINGATAN HARI PRAMUKA
( Pukul 20.00 WIB )
Peserta
sudah berkumpul ditempat yang telah ditentukan.
( Pukul 20.05 WIB )
Terdengar
alunan sangkala pertanda panggilan bagi peserta Renungan untuk menuju tempat
upacara dan satu persatu menempatkan diri Peserta sudah berkumpul ditempat yang
telah ditentukan.
( Pukul 20.10 WIB )
Menjelang
fajar, Hari Pramuka, Tahun 2015 acara peringatan hari pramuka, dilaksanakan pada
malam yang tenang ini, kita semua, para anggota Pramuka dewasa Gerakan Pramuka,
berkumpul di sini, untuk merenungkan, hasil – hasil karya, yang telah berlalu,
dengan segala keberhasilan dan kekurangannya.
Marilah, kita mulai-pertemuan ini, dengan saling
memberikan hormat, sebagai tanda persaudaraan kita, serta, untuk meningkatkan
penghayatan, dan Pengamalan Pancasila.
Pemimpin Upacara : HORMAT………….GRAK …….TEGAK ………..GRAK.
Kiranya Kakak …….…………( sebut nama pembina upacara )
selaku pembina upacara berkenan menempatkan diri maju 3 langkah.
Dengarkan, apa yang tersirat dalam Dasa Darma Pramuka.
Kita tanamkan dihati kita, kita hayati, dan kita amalkan,
dengan sepenuh usaha.
Kita nyalakan, api semangat, Dasa Darma.
10 (sepuluh) pembawa obor dengan langkah yang mantap maju
ketengah satu per satu menyalakan obor yang diambil dari pelita yang menyala di
pusat arena.
Berurutan Dasa Darma diucapkan, disertai nyala obor dalam
sikap sempurna yang menerangi segenap peserta upacara.
Setelah Dasa Darma ke-10 diucapkan, petugas lagu
mengumandangkan kalimat terakhir dari lagu Satya Darma Pramuka ………." KAMI
JADI PANDUMU"…….. (kemudian diikuti oleh semua peserta renungan)
Sang Merah Putih, lambang kebanggaan bangsa Indonesia,
mencerminkan keberanian karena membela yang benar, akan menjadi saksi, apa yang
kita renungkan.
( Bendera Merah Putih memasuki arena upacara dan
menempatkan diri di tengah arena dengan mengambil posisi sebelah kanan depan
Pembina Upacara ).
Bersamaan dengan masuknya Sang Merah Putih, pemimpin
upacara memberikan aba – aba : ” KEPADA SANG MERAH PUTIH, HORMAT…..GRAK ”
TEGAK…..GRAK.
Marilah, kita merenungkan perjalanan kita, mengabdikan
diri kepada Nusa dan Bangsa, melalui wadah Pendidikan Kepanduan Nasional
Gerakan Pramuka, Pendidikan Kepanduan Praja Muda Karana, yang pada tahun ini,
tepatnya, tanggal 14 Agustus 2015 telah berjalan selama, 54 tahun.
Pembaca Renungan oleh Petugas, pelan dan khidmad.
Selanjutnya Kakak …….…………( sebut nama pembina upacara )
selaku pembina upacara mengantarkan kita semua untuk Ulang Janji sebagai bhakti
kepada Nusa dan Bangsa tercinta dan juga sebagai tekat penerus cita – cita
Pahlawan Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia, khususnya Pahlawan Pendidikan
Kepramukaan.
Pembina Upacara mengajak peserta untuk Ulang Janji, para
peserta upacara memegang ujung setangan leher Merah Putih dan menempelkannya
pada dada sebelah kiri, tangan kanan memberikan hormat.
Setelah Ulang Janji Petugas lagu mengumandangkan kalimat
terakhir lagu Bagimu Negeri ” BAGIMU NEGRI ……… JIWA RAGA KAMI ……..”
Cukuplah sudah Sang Merah Putih menjadi saksi dan kini
berkenan untuk disimpan kembali.
Sang Merah Putih berjalan keluar dari lingkaran dan
pemimpin upacara memberikan aba – aba : ” KEPADA SANG MERAH UTIH, HORMAT…..GRAK
” TEGAK…..GRAK.
Satya Darma Peamuka telah kita Ikrarkan bersama, kita
masing-masing
telah menjanjikan diri untuk menghayati, melaksanakan dan
mengamalkan.
Namun….. kita perlu menundukkan kepala, memohon rahmat,
karunia dan bimbingan-Nya agar apa yang telah kita Ikrarkan itu dapat terlaksana
dengan baik, sebagai taqwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sidamping itu kita
do’akan pula bersama agar arwah Pahlawan termasuk arwah Pahlawan Pramuka, dapat
diterima disisi –Nya sesuai dengan amal bhakti yang telah diperbuat dalam masa
hidupnya.
Pembawa do’a maju satu langkah, dan membacakan Do,a.
Semua peserta renungan dengan khidmad membacakan do’a
menurut agama dan keyakinannya masing-masing.
Rasa syukur kita penjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa.
Petugas lagu mengumandangkan kalimat terakhit lagu Syukur
” SYUKUR AKU SEMBAHKAN KEHADIRATMU TUHAN ……… Kemudian diikuti oleh peserta
renungan.
Akhirnya …….Selamat, Selamat, Selamat memperingati Hari
Pramuka Tahun .........., dan Semoga Tuhan Yang Maha Agung senantiasa
memberikan ridho dan bimbingan kepada seluruh Warga Gerakan Pramuka dalam
usahanya memberikan setitik bhakti mengabdi Ibu Pertiwi.
Kemudian sebagai penutup acara marilah kita saling memberikan hormat, dan setelah itu saling berjabatan tangan sebagai tanda keakraban persaudaraan diantara kita.
Kemudian sebagai penutup acara marilah kita saling memberikan hormat, dan setelah itu saling berjabatan tangan sebagai tanda keakraban persaudaraan diantara kita.
Pemimpin Upacara : ” HORMAT………….GRAK …….TEGAK
…….GRAK ”
Kiranya Kakak …………………..selaku Pembina Upacara berkenan
kembali ketempat semula.
( acara selesai )
Kepada para Tamu, Hadirin dan peserta Upacara, kami
sampaikan ucapan terima kasih.
Selanjutnya kepada Kakak-kakak berkenan menempatkan diri
untuk saling berjabatan tangan.
SELAMAT MEMANDU DAN DIRGAHAYU GERAKAN PRAMUKA INDONESIA
SATU PRAMUKA UNTUK SATU INDONESIA, JAYALAH INDONESIA
Catatan :
Teks yang di tercetak miring adalah naskah yang
dibacakan oleh seorang atau 2 orang pembawa acara.
Komentar
Posting Komentar